Harus Tahu!! Kelebihan dan Kekurangan Aki Basah dan Aki Kering Serta Perbedaannya

Aki atau (dari bahasa Inggris Accumulator) merupakan salah satu komponen penting dalam sistem kelistrikan sepeda motor. Ada dua jenis aki yang biasa digunakan pada sepeda motor: aki basah atau konvensional dan aki kering. Tujuan kedua aki sama, yaitu berfungsi sebagai penyuplai energi listrik digunakan untuk menyalakan lampu sepeda motor, mengoperasikan starter mesin, dan menyalakan stop kontak sepeda motor.
Sangat mudah untuk menemukan perbedaan antara keduanya, biasanya kamu dapat mengetahuinya dari bentuk dan tampilan aki tersebut. Aki kering memiliki warna yang lebih gelap dan tidak transparan, dan aki basah biasanya lebih transparan. Khusus untuk aki basah, tampilannya yang transparan bertujuan untuk mempermudah dalam mengecek level cairan aki.
Saat ini, terdapat empat jenis aki kering, bergantung pada bahan aki itu sendiri: aki kering atau Dry Battery, aki gel, aki GAM Absorbent Glass Mat Battery dan aki Kalsium. Saya akan menjelaskannya secara terpisah nanti.

Perbedaan aki basah dan aki kering.

Di bawah ini adalah perbedaan utama aki basah dan aki kering, serta kelebihan dan kekurangannya.

1. Aki Basah (Konvensional)
Aki Basah mengandung cairan elektrolit (biasanya air dan asam sulfat). bertindak sebagai media penghantar aliran arus antar sel aki.
Keunggulan aki basah
– Harga lebih murah. Secara umum, aki basah memiliki harga lebih murah dibandingkan dengan aki kering.
– Usia aki lebih lama bila dibandingkan dengan aki kering
– Dapat diisi ulang. Artinya apabila cairan elektrolit sudah habis dapat diisi ulang sehingga aki dapat kembali digunakan dan tidak perlu membeli aki baru.
Kekurangan Aki Basah
– Aki basah memerlukan perawatan rutin seperti pemeriksaan berkala dan pengisian ulang ketinggian air elektrolisis. Jika ketinggian air terlalu rendah, dapat merusak baterai dan menurunkan kinerja.
– Jika aki basah terjatuh atau terbalik, terdapat risiko kebocoran elektrolit. Cairan ini bersifat korosif dan dapat merusak cat sepeda motor Anda dan komponen di sekitarnya.

2. Aki sel kering
Pada aki sel kering, elektrolit diikat dalam bentuk bahan penyerap atau berupa gel. Artinya mencegah resiko kebocoran pada elektrolit.
Keunggulan aki kering
– Tidak memerlukan perawatan rutin (Maintenance Free). Karena menggunakan aki kering, tidak diperlukan perawatan seperti pengisian ulang air elektrolisis sehingga perawatan lebih mudah.
– Aki kering tahan getaran dan dirancang untuk tahan terhadap getaran, sehingga lebih cocok untuk kondisi jalan raya atau off-road yang tidak rata.
– Elektrolit pada aki kering bersifat terikat dalam AGM atau berbentuk gel sehingga tidak ada resiko elektrolit tumpah.
– Aki kering cenderung lebih ringan dan memiliki desain lebih kompak bila dibandingkan dengan aki basah.
Kekurangan Aki Kering
– Aki kering biasanya memiliki harga yang lebih mahal (terutama AGM) jika dibandingkan dengan aki basah.
– Aki kering memiliki umur yang lebih pendek dibandingkan baterai basah
– Hanya dapat digunakan satu kali dan tidak dapat diisi ulang seperti baterai basah.

Pilihan antara aki basah dan aki kering bergantung pada preferensi pribadi, penggunaan sepeda motor, dan anggaran. Jika Anda menginginkan aki yang memerlukan perawatan minimal dan sangat tahan terhadap getaran, aki sel kering mungkin merupakan pilihan yang baik. Namun, jika Anda mencari pilihan yang lebih murah, aki basah mungkin merupakan pilihan yang baik. Demikianlah penjelasan sederhana mengenai perbedaan, kelebihan dan kekurangan aki basah dan aki kering untuk sepeda motor.
Jika itu membantu maka saya senang.

Leave a Comment